Category Archives: Film Korea

Artis Top Korea yang Menikah di Usia 40 Tahunan

Artis Top Korea yang Menikah di Usia 40 Tahunan – Sebagian besar selebriti Korea Selatan melepas status lajangnya di atas usia 30 tahun. Salah satu alasan mengapa mereka menikah saat usia tak lagi muda adalah prioritas karier.

Sambil bekerja, para artis Korea ini tetap sabar mencari teman hidup masing-masing. Tak ingin terburu-buru mengambil keputusan, berikut adalah artis Korea yang menikah di usia 40 tahunan. Kunjungi INDOFILM

1. Pemain film 200 Pounds Beauty, Joo Jin Mo baru menikah pada tahun 2019 saat usianya 44 tahun

2. Aktris Choi Ji Woo menikah saat usianya 43 tahun, diketahui sang suami 9 tahun lebih muda darinya

3. Pasangan artis Yoon Sang Hyun & MayBee menikah di tahun 2015, saat itu usia Sang Hyun menginjak 42 tahun

4. Di usia 44 tahun, Shin Hyun Joon akhirnya melepas status lajang. Ia menikah dengan Kim Kyung Mi

5. Sah menikah di usia 42 tahun, Lee Byung Hun saat ini telah dikaruniai satu anak

6. Bae Yong Joon yang terkenal berkat drama Winter Sonata pun menemukan jodohnya saat berusia 42 tahun

7. Baru menikah pada bulan Februari 2019 lalu, Lee Pil Mo sah menjadi suami di usianya yang ke-44

8. Bikin patah hati nasional, So Ji Sub menikah pada tahun ini di usianya yang ke-42

9. Aktor Kim Min Joon ternyata adalah kakak ipar G-Dragon lho! Ia menikahi Kwon Dami saat usianya 43 tahun

10. Tahun 2018, aktris Kang Soo Ji mengumumkan pernikahan keduanya. Saat itu ia berusia setengah abad

Itulah jajaran artis Korea yang melepas status lajangnya di atas usia 40 tahun. Semoga pernikahan So Ji Sub dan kawan-kawan langgeng dan selalu harmonis.

Review Film The Battle: Roar To Victory

Review Film The Battle: Roar To Victory – Bagi kalangan penyuka film bergenre aksi, film perang umumnya punya tempat tersendiri.Hal ini dikarenakan selain biasanya berisikan adegan seru yang menegangkan, film perang kebanyakan diangkat dari kejadian nyata, yang menggunggah rasa patriotisme audiensnya. Jangan heran, kalau film perang umumnya mampu mendulang sukses menggembirakan. Jangan lewatkan tayangan film berkualitas hanya di Nonton LK21 Online.

Maka, dalam setiap industri film maju, sedikitnya ada satu film bertema perang yang dibuat setiap tahunnya. Tidak terkecuali di Korea Selatan sendiri. Sebagai salah satu macan perfilman Asia dan juga dunia, industri film Korea juga memiliki beberapa film perang berkualitas, yang beberapa di antaranya tidak asing bagi penyuka film di tanah air, seperti: Tae Guk Gi, My Way, The Frontline, Admiral: Roaring Currents, hingga Battleship Island.

Tidak kalah kelasnya dengan judul-judul di atas, adalah film perang The Battle: Roar of Victory. Film ini digarap oleh sineas Wong Shin-yun yang sebelumnya mencetak sukses lewat film thriller kriminal Memoir of a Murderer. Di sini, Shin-yun menggamit deretan bintang Korea dan Jepang sebagai para pemainnya: Yoo Hae-jin, Ryu Jun-yeol, Jo Woo-jin, Hiroyuki Ikeuchi, dan Kazuki Kitamura.

Dikisahkan, pada tahun 1920an, Korea menjadi salah satu negara jajahan Jepang, yang pada kala itu melakukan invasi ke banyak negara di Asia. Pada situasi itulah pejuang kemerdekaan Korea, seorang pendekar pedang bernama Hwang Hae-cheol dan para anak buahnya, salah satunya penembak jitu bernama Byeong-gu mendapat misi untuk mengantarkan dana bantuan yang berhasil dikumpulkan, ke pemerintah darurat Korea di Shanghai.

Dalam proses misi itu, Hae-cheol bergabung kembali dengan Jang-ha, seorang komandan muda, yang mempunyai misi bunuh diri untuk menjebak pasukan Jepang yang dipimpin seorang Jenderal dan letnannya ke ngarai Bongo-dong. Salah satu peristiwa perang yang menjadi titik balik perjuangan kemerdekaan di Korea atas pendudukan Jepang.

Menampilkan adegan peperangan yang sangat intens dengan balutan spesial efek yang lumayan mengagumkan, sang sineas mampu mengemas film ini menjadi sajian yang memukau. Meski alur awalnya berjalan lambat, namun ia mampu membangkitkan kembali mood penontonnya dengan serangkaian aksi yang mendebarkan.

Dipresentasikan secara realistis, apa yang ditampilkan dalam film ini bisa membuat penontonnya seperti merasakan sendiri suasana perang gerilya di hutan. Adegan-adegan kekejaman perang nya pun dihadirkan secara eksplisit. Beberapa adegan dalam film ini, ditambah efek suara yang ciamik, mungkin akan sedikit mengagetkan, bahkan menjijikkan bagi yang tak tahan melihat darah. Adegan aksinya lumayan frontal dan brutal, dengan ledakan-ledakan besar yang membuat tensi ketegangan tetap terjaga.